Julukan Baru Bos Manchester United: 'Paman Solskjaer'

               Eric Bailly mungkin sedang memopulerkan julukan baru untuk pelatihnya di Manchester United, Paman Solskjaer. Dia memandang Ole Gunnar Solskjaer sebagai sosok yang dekat dengan setiap pemain.
The Baby-Faced Assassin kembali ke Old Trafford untuk menggantikan Jose Mourinho pada Desember 2018 lalu. Saat itu keputusan MU memilih Solskjaer menyulut keraguan besar.
Keraguan itu sempat sirna ketika performa MU melesat selama Solskjaer jadi pelatih interim. Namun, karena performa yang terus merosot usai status Solskjaer berubah jadi permanen, keraguan itu kembali menghantui skuad Setan Merah.
Biar begitu, Bailly percaya Solskjaer sudah yang paling tepat untuk MU sekarang. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
1 dari 2

Solskjaer yang Memahami

Performa MU sekarang belum benar-benar stabil, tapi Bailly yakin Solskjaer sudah melakukan tugas baik. Menurutnya, Solskjaer adalah sosok yang bisa dekat dengan pemain karena punya pengalaman pribadi sebagai mantan pemain.
Terbukti, Bailly sempat kesulitan dan terus dicadangkan selama beberapa bulan terakhir. Lalu Solskjaer memberinya kesempatan bermain, yang sangat penting bagi Bailly.
"Sangatlah penting bisa bekerja bersama seseorang yang merupakan mantan pemain," ujar Bailly kepada ESPN.
"Seseorang yang memahami situasi pemain, memahami segala hal yang bisa terjadi dari waktu ke waktu."
2 dari 2

Paman Solskjaer

Bailly memang tidak mengatakannya terang-terangan, tapi menyebut Solskjaer memahami perasaan pemain bisa diartikan sebagai kritik terhadap mantan pelatihnya, Jose Mourinho, yang terlalu sering mengecam pemainnya sendiri.

Bagaimanapun, Bailly senang bekerja dengan Solskjaer yang bisa menjalin kedekatan dengan pemain. Dia memanggilnya Paman Solskjaer.
"Sebab sepak bola tidak hanya dimainkan di lapangan, itu juga soal segala hal yang terjadi di sekeliling pertandingan. Hal-hal yang tidak dilihat banyak orang," sambung Bailly.
"Solskjaer adalah sosok yang memahami itu dan sangat membantu tim. Selain jadi pelatih, Anda tahu bahwa dia hanyalah orang normal? Saya memandangnya sebagai paman," tutupnya.


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2