Eder Militao, Bek Ketiga Real Madrid yang Jauh Panggang dari Api

Eder Militao, Bek Ketiga Real Madrid yang Jauh Panggang dari Api
Eder Militao diperkenalkan sebagai pemain anyar Real Madrid © AP Photo
     Ibarat kata pepatah, jauh panggang dari api. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan nasib bek tengah Eder Militao bersama Real Madrid pada musim 2019/2020.
Eder Militao didatangkan Real Madrid dari Porto ketika musim 2018/2019 masih berjalan. Ketika itu, dia dibeli dengan harga 50 juta euro. Harga yang sangat mahal melihat usianya yang masih 21 tahun.
Eder Militao kemudian resmi menjadi pemain Real Madrid pada awal musim 2019/2020. Sejak awal, dia memang tidak diplot untuk menjadi pemain inti di Real Madrid. Dia hanya menjadi opsi kedua.
Ada duet Raphael Varane dan Sergio Ramos yang menjadi andalan di bek tengah Real Madrid. Lalu, ada pula Nacho Fernandes yang merupakan didikan akademi klub. Persaingan begitu sengit terjadi di posisi bek tengah.

1 dari 2

Harapan Tinggi Eder Militao

Eder Militao baru satu musim di Porto ketika Real Madrid membelinya dengan harga mahal. Saat itu, pihak Real Madrid begitu yakin dengan potensi besar Eder Militao dan bakal diplot sebagai pelapis duet Ramos dan Varane.
"Saya melihat masa depan yang cerah untuk Eder Militao," ucap Zinedine Zidane tentang Eder Militao pada November lalu dikutip dari AS.
"Memang benar, dia belum mendapat banyak kesempatan bermain tetapi dia adalah bek ketiga Real Madrid dan saya mengandalkan Eder Militao," tambah pelatih asal Prancis tersebut.
Eder Militao memang jarang mendapat kesempatan bermain. Dia baru 11 kali dimainkan pada semua kompetisi bersama Real Madrid, dengan tiga kali sebagai pengganti. Eder Militao pun sempat dimainkan sebagai bek kanan oleh Zidane.
Eder Militao sempat memberi harapan saat dipanggil timnas Brasil ke Copa America 2019 lalu. Namun, dia hanya dimainkan pada satu laga dan sebagai pengganti. Eder Militao hanya tampil selama 13 menit.
2 dari 2

Eder Militao yang Jauh Panggang dari Api

Harapan Real Madrid pada sosok Eder Militao, kata Jurnalis AS, Manu de Juan, masih jauh dari harapan. Performa yang dia tampilkan di laga melawan Real Betis menjadi tolok ukurnya. Bek berusia 22 tahun tersebut tampil buruk dan Real Madrid kalah.
Saat itu, Zidane memainkan Eder Militao sebagai bek kanan. Posisi itu tidak asing bagi Eder Militao karena pernah bermain di posisi bek kanan selama di Porto. "Tapi, dia justru menciptakan banyak keraguan," kata Manu de Juan.
"Eeder Militao tidak memanfaatkan peluang melawan Betis. Secara statistik, Militao tidak begitu baik," tambahnya.
Melihat performa Eder Militao sejauh ini, dia memang masih jauh panggang dari api jika disiapkan untuk melapisi duet Sergio Ramos dan Raphael Varane.


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2