Review: Deja Vu di Derby London Utara


Seolah deja vuArsenal menangi Derby London Utara edisi perdana musim 2012/13 dengan skor yang sama seperti edisi sebelumnya. Menjamu Tottenham sang rival sekota di pekan ke-12 Premier League, the Gunners menang 5-2. Spurs bermain dengan 10 orang sejak Emmanuel Adebayor dikartu merah di babak pertama.


Tampil dengan dukungan penuh publiknya di Emirates Stadium, Sabtu (17/11), Arsenal justru kebobolan terlebih dahulu oleh gol pembuka Adebayor. Setelah itu, Adebayor mengalami momen from hero to zerodengan kartu merah yang diterimanya. Pasukan Arsene Wenger lalu membalas empat gol lewat Per MertesackerLukas PodolskiOlivier Giroud dan Santi CazorlaGareth Bale sempat menipiskan skor jadi 2-4, tapi Theo Walcott menutup pembantaian Spurs dengan gol pemungkasnya di penghujung laga.

Kemenangan 5-2 ini sama dengan kemenangan dalam bentrokan Premier League terakhir Arsenal melawan Tottenham di Emirates musim lalu. Bedanya, saat itu, Spurs leading 2-0 terlebih dahulu.

Hasil ini membuat Arsenal sukses menggeser posisi Tottenham di klasemen sementara. Arsenal kini menempati tangga ke-6 dengan koleksi 19 poin, sedangkan Spurs menempati peringkat 8 dengan poin 17. The Gunners pun semakin dekat dengan empat besar.

Arsenal menang telak, tapi ada satu noda yang tersisa. Dalam 15 pertandingan terakhir, termasuk melawan Tottenham tadi, Arsenal hanya sanggup mencatatkan satu clean sheet.

Delapan menit pertandingan berjalan, gawang Arsenal sudah dibobol olehWilliam Gallas, tapi gol mantan bek Arsenal dianulir akibat offside.

Dua menit berselang, Arsenal benar-benar kebobolan. Kali ini, Adebayor'pelakunya', lagi-lagi eks the Gunners, dengan memaksimalkan bola muntah hasil tendangan Defoe yang diblok Szczesny.

Delapan menit setelah mencetak gol pembuka, Adebayor mengalami antiklimaks. Tekel tinggi striker Tottenham itu ke kaki Cazorla memaksa wasit Howard Webb mengeluarkan kartu merah dan mengusirnya dari arena.

Beda jumlah pemain, arah permainan pun berubah total. Arsenal langsung membalas tiga lewat sundulan Mertesacker meneruskancrossing Walcott, tendangan spekulasi Podolski serta finishing Giroudhasil kreasi Cazorla dan menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1 atas tamunya.

Kalah jumlah pemain dan tertinggal 1-3, Tottenham pun mengganti strategi. Manajer Andre Villas-Boas menarik Kyle Walker serta Kyle Naughton dan memasukkan Michael Dawson serta Clint Dempsey. Namun, keadaan tidak berubah jadi lebih baik bagi Spurs.

Pada menit 60, di tengah dominasi dan gencarnya serangan Arsenal, Lloris takluk untuk kali keempat ketika bola sodoran Podolski berhasil dituntaskan oleh Cazorla dengan tenang di depan gawang.

Tottenham menipiskan selisih skor menjadi 2-4 pada menit 71 ketika tendangan rendah kaki kanan Bale dari ujung kotak penalti menembus gawang Szczesny.

Upaya Tottenham untuk mengejar minimal hasil imbang dihancurkan olehWalcott dengan golnya di masa injury time.

Susunan pemain Arsenal: Szczesny; Sagna, Mertesacker, Koscielny, Vermaelen; Wilshere (Ramsey 71'), Arteta, Cazorla; Walcott, Podolski (kuning 80') (Santos 80'), Giroud (Chamberlain 86').

Susunan pemain Tottenham: Lloris; Walker (Dawson 46'), Gallas, Vertonghen, Naughton (Dempsey 46'); Lennon (kuning 45'), Sandro (kuning 66'), Huddlestone (Carroll 71'), Bale; Adebayor (merah 18'), Defoe.

Statistik Arsenal - Tottenham
Shots: 13 - 8
Shots on goal: 7 - 3
Penguasaan bola: 66% - 34%
Pelanggaran: 13 - 13
Corner: 6 - 6
Offside: 4 - 2
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 1
Penyelamatan: 1 - 2. 


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2