Xavi: Barca Tak Siap, Tapi Selamat Untuk Madrid




Gelandang Barcelona FC Xavi Hernandez menyatakan bahwa timnya tidak seratus persen siap ketika menghadapi Real Madrid pada leg kedua Supercopa de Espana. Barca akhirnya kalah 1-2. Meski secara agregat imbang, Madrid menjadi juara karena agresivitas gol tandang.


Xavi menyatakan bahwa skuad Barca harus kehilangan Dani Alves di saat-saat terakhir. Alves merasakan cedera ketika melakukan pemanasan di Santiago Bernabeu. Alves akhirnya digantikan oleh Jordi Alba.

Pemilihan Alba juga disebut Xavi tak ideal. Bek kiri baru Barca itu tidak melakukan pemanasan sebelum bertanding. Hal itu disebut Xavi membuat Barca menjadi 'dingin'.

Xavi menyebut dua kesalahan fatal timnya di awal laga adalah akibat dari insiden cederanya Alves. Namun Xavi tak mau menjadikan itu semua sebagai alasan kekalahan timnya.

Xavi lebih memilih untuk memberi selamat kepada Madrid. Hanya dengan begitu, menurut Xavi, Barca bisa bangkit untuk mengejar trofi yang lain.

"Kami bermain dengan 10 pemain tapi tetap bisa bermain dengan gaya kami. Kami bisa membalas dengan satu gol dan nyaris membawa pulang Supercopa. Namun kami ingin memberi selamat kepada Madrid. Kami kehilangan satu trofi, tapi masih banyak trofi lain yang menunggu kami," ucap Xavi.


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2